HOME > CERITA > SMP Islam Al Azhar 14 Semarang Kenalkan Potensi Mangrove Sejak Dini

SMP Islam Al Azhar 14 Semarang Kenalkan Potensi Mangrove Sejak Dini

MANGROVEMAGZ. Billy tampak sangat senang, siang itu. Tak hanya karena ia sedang tak belajar di sekolah seperti biasanya, namun juga karena ini adalah pengalaman pertamanya untuk menanam mangrove.

“Capek, panas, tapi seru. Saya mau tanam mangrove lagi,” ujarnya dengan semangat.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh SMP Islam Al Azhar 14 Semarang ini merupakan agenda field trip rutin tiap tahun yang bertujuan untuk memberikan edukasi lingkungan ke siswa-siswinya. Dijelaskan oleh Juan Apri selaku Guru Bidang Kemuridan bahwa kegiatan field trip kali ini sebanyak 137 siswa dan siswi kelas 7 melakukan kegiatan pengenalan dan penanaman mangrove yang bekerja sama dengan KeSEMaT, organisasi mahasiswa milik FPIK UNDIP, Semarang.

Disampaikan juga bahwa jika tahun-tahun sebelumnya sekolahnya melakukan kunjungan ke pabrik ataupun badan pemerintahan, namun kali ini siswa-siswinya diajak untuk bisa mengenal dan lebih dekat dengan alam.

“Pesisir Semarang juga sudah tidak terlalu baik keadaannya, jadi kita harus turut menjaganya,” ujar pria yang pada saat itu juga mewakili Kepala Sekolah yang berhalangan hadir.

Tak hanya diajak untuk menanam mangrove, tapi juga diperkenalkan dengan beragam olahan buah mangrove, seperti batik dan makanan.

Budi, selaku ketua penyelenggara menjelaskan bahwa acara ini bertajuk KeSEMaT Goes To School (KGTS) dengan tema “The Spirit of Teenagers” dimana mereka (anggota KeSEMaT-red) melakukan pendampingan dan pengajaran terhadap siswa-siswi sekolah.

“Tahun ini, kami mendapatkan kesempatan untuk bekerja sama dengan SMP Al-Azhar. Kegiatan KGTS ini terdiri dari empat pos. Pos pertama ,yaitu pengenalan mangrove, pos kedua yaitu pengolahan buah mangrove menjadi pewarna batik, pos yang ketiga, yaitu pengolahan mangrove menjadi bahan makanan, dan pos terakhir dimana semua siswa turun langsung untuk menanam mangrove,” terang Budi.

Senangnya menanam mangrove di pesisir Semarang.

Acara yang berlangsung pada hari Selasa (22/3/16) ini bertempat di Desa Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang dengan jumlah bibit yang ditanam sebanyak 500 bibit dengan jenis Rhizophora.

“Semoga, setelah mengikuti kegiatan KGTS ini, maka siswa-siswi SMP Al-Azhar mendapatkan pengalaman baru yang tak terlupakan dan tentunya bisa lebih mencintai alam. Tidak menutup kemungkinan, tahun berikutnya kami akan melakukan field trip yang sama dengan lokasi yang berbeda,” tutup Juan.

(Sumber foto: dokumentasi pribadi).