HOME > MANGROVER > KeSEMaT Bawa Jateng Sabet Juara 1 Nasional Wana Lestari 2017

KeSEMaT Bawa Jateng Sabet Juara 1 Nasional Wana Lestari 2017

MANGROVEMAGZ. Prestasi membanggakan ditorehkan oleh KeSEMaT, organisasi mangrove mahasiswa dibawah Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Semarang ini, sebagai wakil dari Jawa Tengah (Jateng) berhasil menjadi Juara 1 Nasional Lomba Wana Lestari 2017 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. KeSEMaT menjadi jawara untuk kategori Kelompok Pecinta Alam (KPA) setelah menyisihkan KPA terpilih lainnya dari berbagai provinsi di Indonesia.

Penghargaan Wana Lestari diselenggarakan untuk memacu prestasi, baik aparat pemerintah maupun masyarakat, serta pelaku usaha dalam upaya rehabilitasi serta pelestarian sumber daya alam dan lingkungan.

Dua tahun sebelumnya, pada 2015 dan 2016, Jateng juga mengirimkan wakilnya ke tingkat nasional, yaitu Green Community (GC), Universitas Negeri Semarang dan Komunitas Mangrove Purworejo (KOMANGJO) dan berhasil mendapatkan Juara 2 Nasional. Tahun ini, lewat KeSEMaT, Jateng berjaya dengan memuncaki gelarnya di peringkat pertama.

Presiden KeSEMaT, Febryadi F. S. menjelaskan bahwa pihaknya dinominasikan dan didampingi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah selama proses penilaian Lomba Wana Lestari 2017 yang sudah dimulai sejak awal tahun. Pihaknya juga sudah menerima undangan secara resmi dari KLHK, dan akan berangkat ke Jakarta mulai tanggal 15 – 19 Agustus 2017.

“Akan ada banyak kegiatan yang kami ikuti, diantaranya mengikuti Sidang Bersama DPD DPR RI di Gedung DPR/MPR RI, menghadiri prosesi penerimaan Penghargaan Wana Lestari 2017 di Kantor KLHK, mengikuti Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-72 bersama Presiden Joko Widodo di Istana Negara dan Ramah Tamah dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara,” jelasnya.

Masih menurut Presiden KeSEMaT, bahwa keberhasilan KeSEMaT menjadi Juara 1 Nasional Wana Lestari 2017 ini, tak lepas dari karya dan kiprahnya dalam menyelamatkan hutan mangrove di Indonesia sejak tahun 2001.

“Dengan konsep Mangrove Is Lifestyle, kami mendirikan yayasan, perusahaan dan relawan mangrove, membuat produk dan jasa mangrove, menciptakan warga binaan, membangun area konservasi mangrove, membuat buku, band, distro, majalah, dan masih banyak lagi,” tuturnya.

Sehubungan dengan kemenangan KeSEMaT di Wana Lestari ini, Aris Priyono, selaku founder KeSEMaT memiliki pesan penting bahwa organisasi mahasiswa yang didirikannya ini hanya fokus menyelamatkan mangrove dan tak mencari penghargaan apalagi berpikir akan mendapatkan banyak penghargaan.

“Adik-adik kami tidak pernah memasang target akan mendapatkan banyak penghargaan, seperti sekarang ini. Mereka hanya fokus bekerja dan berkarya setahap demi setahap, mempertahankan keanekaragaman hayati mangrove di Indonesia yang sudah rusak hingga lebih dari 70%. Penghargaan adalah bonus dari hasil kerja dan karya kita, mereka tidak pernah berpikir akan menerimanya, mencari, apalagi pasang target mengejarnya. Tulus, ikhlas dan menjaga nilai-nilai konservasi mangrove yang baik, itulah yang dituju,” jelasnya.

Pada tahun-tahun sebelumnya, KeSEMaT juga mencetak banyak prestasi di tingkat nasional dan internasional, seperti menjadi Juara 1 Nasional Organisasi Kepemudaan Terbaik se-Indonesia dari KEMENPORA, Organisasi Terbaik di ASEAN, penerima Penghargaan KEHATI Award dari Yayasan KEHATI, Coastal Award dari KKP dan lain-lain.

“Terima kasih kepada semua pihak atas dukungan, kritisi, dampingan, inspirasi dan motivasinya kepada kami, selama kurang lebih 16 tahun ini, berkarya membangun kembali mangrove Indonesia. Kepada DLHK Jawa Tengah yang sudah menominasikan dan mendampingi kami selama proses Wana Lestari 2017, jaringan Alumni KeSEMaT (AMaT), warga binaan, rekan-rekan mahasiswa dan civitas akademika FPIK UNDIP dan Indonesia, KPA di Indonesia, IKAMaT, KeMANGTEER, KeMANGI dan afiliasi mangrove kami lainnya, para mitra kerja, baik pemerintah, CSR perusahaan, swasta, para donatur, warga pesisir Indonesia, dan mangrover semuanya serta semua pihak yang tak bisa kami sebutkan satu per satu, terima kasih. Mangrover Indonesia, ini Wana Lestari kita bersama,” pungkas Presiden.

Berikut, pemenang Lomba Wana Lestari 2017, selengkapnya:
1. Kategori Penyuluh Kehutanan PNS: Hery Pramudya Wijaya, S.Hut dari Jawa Timur
2. Kategori Kelompok Tani Hutan: Ngudi Rejeki 1 dari D. I. Yogyakarta
3. Kategori Kader Konservasi Alam: Novita Ardiyansari dari D. I. Yogyakarta
4. Kategori Penyuluh Kehutanan Swadaya Masyarakat: Ibnu Kasir Al-Aqili dari Kalimantan Selatan
5. Kategori Kelompok Pecinta Alam: KeSEMaT dari Jawa Tengah
6. Kategori Kelompok Masyarakat Pemegang Izin HKM: SIDODADI dari Lampung
7. Kategori Kelompok Masyarakat Pengelola Hutan Desa: Depati Junjung dari Bengkulu

(Sumber foto: KeSEMaT).

Admin MANGROVEMAGZ | Majalah Mangrover Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *