HOME > MANGROVE > Tak Hanya Untuk Obat Sehat Lelaki, Inilah Fakta-fakta Menarik Tentang Ikan Gelodok

Tak Hanya Untuk Obat Sehat Lelaki, Inilah Fakta-fakta Menarik Tentang Ikan Gelodok

MANGROVEMAGZ. Salah satu fauna yang hidup di hutan mangrove adalah Ikan Gelodok yang menghabiskan hidupnya di perairan mangrove. Ikan lucu ini memiliki mata yang mononjol keluar, untuk itulah, dia juga sering disebut ikan bermata kodok.  Selain itu, dia juga mampu berjalan dengan “kaki palsunya”-nya.

Sebenarnya kaki ini adalah siripnya yang telah mengalami adaptasi, sehingga menjadi kuat, dan bisa digunakan untuk berjalan di lumpur mangrove. Yang unik adalah matanya bisa berkedip!

Ikan Gelodok disebut juga dengan Mudskipper karena suka berjalan dan berlompatan diantara akar-akar mangrove. Ikan ini merupakan keluarga dari Gobiidae.

Matanya berfungsi maksimal saat melihat pemangsanya dari jauh. Kemampuannya untuk hidup di dua alam, menjadikan binatang ini sangat tangguh.

Tidak semua Ikan Gelodok hidup di lumpur mangrove, ada juga yang hidup di muara atau saluran air yang masuk ke dalam hutan mangrove.

Bagian-bagian tubuh Ikan Gelodok.

Di Indonesia, Ikan Gelodok dikenal dengan nama Tembakul. Menurut Wikipedia, jenis ikan ini terdiri dari beberapa marga yang termasuk ke dalam anak suku Oxudercinae.

Nama-nama lainnya adalah Timpakul, Tempakul, Belodok, Belodog, Blodog atau Belacak (bahasa Melayu), Gabus Laut dan Lunjat.

Masih menurut Wikipedia, Tembakul hanya dijumpai di pantai-pantai beriklim tropis dan sub-tropis di wilayah Indo-Pasifik sampai ke pantai Atlantik, benua Afrika.

Saat ini, telah teridentifikasi sebanyak 35 spesies Tembakul. Terbagi menjadi tiga kelompok besar, yaitu Boleophthalmus, Periophthalmus dan Periophthalmodon.

Beberapa spesies, contohnya adalah Pseudapocryptes elongatus, Periophthalmus gracilis, Periophthalmus novemradiatus, Periophthalmus barbarus, Periophthalmus argentilineatus dan Periophthalmodon schlosseri.

Belum banyak terkuak nilai dari ikan ini. Namun ikan ini termasuk yang paling tahan terhadap kerusakan lingkungan hidup dan dapat tetap hidup dalam kondisi hutan mangrove yang “memprihatinkan” sekalipun.

Di Tiongkok dan Jepang, Tembakul menjadi santapan, dan juga digunakan sebagai obat tradisional, terutama sebagai obat sehat lelaki.

(Sumber foto: 1, 2).

Dadang Farista
Kudus – Semarang – Tembalang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *