HOME > MAGZROVER > Tujuh Cara Praktis Merawat Batik Mangrove

Tujuh Cara Praktis Merawat Batik Mangrove

MANGROVEMAGZ. Bagi Anda pecinta batik mangrove di seluruh Indonesia dan manca negara. Kali ini, saya ingin berbagi tips merawat batik mangrove ataupun batik yang menggunakan pewarna alam lainnya. Merawat batik yang Anda sayangi itu penting, lho, karena selain bisa menjaga kualitas warna, juga bisa membuat batik Anda jadi awet. Tips ini sudah saya praktikan dalam merawat Batik Bakau saya. Langsung saja, berikut ini tips-tipsnya.

1. Gunakan sampo pencuci khusus batik (lerak) atau sampo rambut yang terlebih dahulu dilarutkan ke dalam air.
Jangan gunakan deterjen kimia atau sejenisnya untuk mencuci kain batik pewarna alami, karena dapat mempercepat pemudaran warna.

2. Jangan rendam terlalu lama.
Jangan terlalu lama merendam kain batik, karena dapat merusak kain, cukup rendam selama 5 – 10 menit saja.

3. Jangan gunakan mesin cuci dan laundry.
Setelah direndam, ada baiknya kita kucek sendiri kain batiknya, karena mesin cuci dan laundry dapat memudarkan warna batik Anda. Jika ada noda kotoran pada batik, Anda bisa mengusapnya dengan jeruk nipis pada noda tersebut sampai noda itu hilang.

4. Jemur dengan terbalik.
Setelah selesai mencuci, batik tidak usah diperas dan jangan dijemur di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Ada baiknya, jika pada saat menjemur, batik dalam keadaan terbalik, sehingga bagian luar tidak terkena matahari langsung.

5. Lapisi kain batik saat memberi pengharum pakaian dan menyetrika.
Setelah kering, jika Anda ingin menambahkan pewangi/pelembut pada batik Anda, ada baiknya tidak langsung menyemprotkannya pada kain batik. Sebelumnya, lapisi terlebih dahulu dengan kain putih ataupun polos di atas batik Anda, sebelum menyemprotkan pewangi/pelembut tadi.

6. Lapisi kain batik saat menyetrika.
Setelah diberi pengharum/pelembut, jangan singkirkan kain putih ataupun polos tadi. Saat menyetrika, biarkan kain pelapis itu melapisi kain batik Anda. Hal ini dilakukan agar panasnya tidak terkena secara langsung ke batik Anda.

7. Jangan menyemprotkan minyak wangi/parfum secara langsung pada kain batik.
Jangan menyemprotkan parfum/minyak wangi secara langsung pada kain batik Anda, karena bahan kimianya dapat merusak warna alami batik Anda.

(Sumber foto: koleksi pribadi).

Cahyadi Adhe Kurniawan
Young GreenSocioPreneu | Founder & CEO @BatikBakau: Pesona Warna Alam Indonesia | Co-Founder & CEO @MasJamang: Kuliner Mangrove Semarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *