HOME > SAVE MANGROVE > Inilah Fakta Sebenarnya Kenapa Propagul Rhizophora Jadi Albino

Inilah Fakta Sebenarnya Kenapa Propagul Rhizophora Jadi Albino

MANGROVEMAGZ. Beberapa tahun lalu, saat saya mangroving, melakukan kunjungan ke rumah salah satu kelompok tani mangrove di Mangkang, Semarang, saya menemukan sesuatu yang unik. Di sela-sela kunjungan, saya diperlihatkan dengan sebuah propagul (buah – red) Rhizophora yang aneh dan unik. Pak Sururi, yang adalah ketua kelompok tani tersebut, memberikan informasi kepada saya bahwa dia memiliki Rhizophora Albino (RA)!

Sebagai informasi, propagul mangrove umumnya berwarna hijau yang terdiri dari buah berwarna coklat dan kecambahnya yang telah keluar dari kulit buahnya yang berwarna hijau. Namun, mendengar penjelasan tentang albinoisme pada propagul, tentu saja saya sangat tertarik.

Penasaran dengan informasi yang diberikan, kontan saja saya segera menanyakan tentang RA. Tak terlalu banyak komentar, Pak Sururi segera mengajak saya ke kebun bibit mangrove-nya yang berada tepat di depan rumahnya.

RA yang dimaksud sang Bapak ternyata bukanlah buah yang menggantung di pohon Rhizophora-besar, seperti perkiraan awal saya. RA ini, hanyalah propagul Rhizophora (dugaan saya dari jenis Rhizophora mucronata) yang memang albino, berwarna pink, dan baru saja menumbuhkan dua pasang daunnya. Tingginya tak oebih dari satu meter.

Belum ada penjelasan mengenai fenomena albinonya sang Propagul. Yang jelas, RA ini berhasil tumbuh, karena plumulanya, yaitu bakal daun sebagai indikator hidupnya propagul, berkembang dengan baik. Sang RA diberikan perlakukan khusus olehnya.

Mangrove juga bisa albino.

RA yang ditanam di pot, disiram dua kali sehari dan disandingkan dengan propagul Rhizophora-normal. Tali rafia dan ajir sepanjang setengah meter, juga diikatkan ke RA, untuk memperkuat tumbuh kembangnya.

Beberapa teman mangrover saya ajak berdiskusi mengenai fenomena ini. Beberapa hipotesa yang keluar, diataranya adalah karena pengaruh sedimen dan intensitas cahaya matahari. Namun saya kurang puas, diperlukan penelitian yang lebih representatif untuk meneliti lebih jauh tentang keberadaan RA, ini.

Jawaban atas gejala RA ini, akhirnya saya temukan di sebuah jurnal penelitian di bawah ini:

Judul: Mangrove Genetics. III. Pigment Fingerprints of Chlorophyll-Deficient Mutants
Penulis: Jorge E. Corredor, Julio M. Morell, Edward J. Klekowski, Jr. and Robin Lowenfeld
Nama jurnal: International Journal of Plant Sciences Vol. 156, No. 1 (Jan., 1995), pp. 55-60
Dipublikasikan oleh: The University of Chicago Press
Sumber: http://www.jstor.org/stable/2474899

Berikut ini, saya kutip abstraknya:

The homozygous albino offspring from 11 different red mangrove trees (Rhizophora mangle) heterozygous for albinism were pigment fingerprinted by HPLC/diode-array spectroscopy. The majority of albino genotypes were deficient in suites of chlorophylls, xanthophylls, and carotenes. A total of five different chemical phenotypes was distinguished. In red mangroves, genetic load due to homozygosity for chlorophyll deficiency follows Muller’s mutation load model; i.e., small load contributions are made by many different loci. The average load contribution is 1.3 x 10-4 homozygous albino offspring per locus.

Jadi, secara sederhana, bisa dijelaskan bahwa Rhizophora menjadi albino karena genetik, dimana dalam tubuhnya kekurangan zat klorofil, xanthophylls dan karoten. Jadi, bukan karena pengaruh sedimen dan intensitas cahaya matahari, seperti kata teman-teman saya, di atas.

Sang Bapak menambahkan, bahwa petani lainnya juga sempat merawat RA-RA lainnya, namun tak sampai dengan satu tahun, RA mereka itu, tak kuat menahan nafasnya alias “meninggal dunia.”

Mengapa demikian? Kiranya, butuh penelitian lebih lanjut mengenai fenomena lanjutan ini. Bagaimana menurut Anda, tertarik menelitinya? Sampaikan di kolom komentar, ya.

(Sumber foto: 1, 2).

One thought on “Inilah Fakta Sebenarnya Kenapa Propagul Rhizophora Jadi Albino

  1. Selamat malam,
    terimakasih informasinya,..kami juga menemukan jenis Rhizophora Albino yang kami dapatkan dari pohon rhizophora apiculata, yg mana hanya terdapat 6 propagul RA smentara propagul lainnya normal. warna propagul RA tersebut agak orange dan ukurannya lbih kecil dr propagul normal (skitar 15cm)
    kami juga sudah melakukan penyemaian dan skrg sudah berdaun 2.
    kami masih btuh informasi dan penelitian lebih lanjut tentang RA, namun kami bingung harus sharing/konsultasi dengan siapa,..mungkin teman2 dari kesemat punya saran!
    Terimakasih….

    MANGROVE MUNJANG KURAU BARAT
    HKM GEMPA-01 BANGKA TENGAH – BANGKA BELITUNG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *